Hello .. Aku nemuin quotes ini di beberapa baju yang bersliweran di mall dan gak tahu kalo ini ternyata slogannya "COCO CHANEL". Dan setelah gue googling. Gue tau. Kali ini tulisan aku berkisar tentang slogan tersebut. Kalo kita baca, emang keliatan 'sok' banget atau kesannya malah nggak mau diremehin sama orang. (Wait, who's people in this world may to hurt?) Jawabannya, jelas NOTHING.And me too. Aku salah satu orang yang gak pernah mau terintimidasi. Nggak pernah mau berada di lingkungan yang aku gak bisa nunjukin kalo " I have some power," . Yeah, I'm a Leo. I'll be roar... Aku bukan tipikal perempuan yang bisa dan mau untuk diatur, disuruh ini itu . Meski dalam beberapa konteks, aku bakalan bisa terima kalo sesuai dengan rules yang aku sudah tau. Sebenarnya masalah hidup setiap orang itu bermacam-macam. Ada yang begini, ada yang begitu. Ada yang percaya, ada yang enggak. Some people always battle with their problem. And that's not make them struggle completely. Setidaknya masih ada keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat yang masih bisa dipercaya untuk bersandar. Tuhan selalu memberikan pelukan disaat DIA juga memberikan kita satu sentilan. Disini sebenernya gue cuman mau cerita, karena beberapa waktu yang lalu ada seseorang yang memang mengerti bagaimana jalan dan kisah hidupku mulai dari awal 'till now. Satu hal yang dia tanya ke aku : "Gimana kamu ngadepinnya?" Jawabanku cuman satu :
Sebelas - dua belas ama quotes diatas. Di dunia ini, ketika gue tertimpa masalah dimana gue pengen lari ke Timbuktu untuk kabur...Gue selalu berfikir ulang dan memberanikan diri untuk berkata ke diri gue sendiri :
Kalo lo takut sama orang, angkat kepala dan liat matanya
Dan cara tersebut gue jalankan setiap kali gue ada masalah dan rasanya ogah dan hampir gak mau ketemu orang tersebut. Gak taunya lama-lama cara ini semakin menjadi satu cara yang menguatkan diriku sendiri sampai akhirnya aku bisa menjadi orang yang 'lain'. Maksudnya gini, suatu ketika aku deket banget ama si X dan karena ada suatu masalah dan akhirnya aku bener-bener hurt ama ni orang, aku bisa aja berubah jadi lempeng, flat kayak gak pernah ada kedekatan sebelumnya. Which is, bukan gue yang mulai.
Kalo suatu saat ada orang ketemu aku dan aku berubah, that's depend on how you treat me. Karena pasalnya aku adalah orang yang sebenernya gampang banget terluka, tapi gampang banget buat lupain. Aku bisa jadi orang yang baik deket dan warmly. Tapi aku juga bisa berubah 180 derajat ketika aku menemukan satu celah yang membuatku jadi membenci. Jangan bilang dosa disini ya, karena every person is a sinner.
Ketika ada saat-saat dimana membuat aku terpaksa harus merubah sikap. Okelah, aku nggak akan terlalu mempermasalahkan bahkan aku gak mau mengingat tapi aku malah akan semakin berubah. Seolah-olah aku nggak kenal dan gak pernah ada keterkaitan apapun. Aku akan tahu dimana aku harus menempatkan posisiku. Aku akan tahu dan paham dimana aku harus menjaga batas-batas yang aku buat sendiri. Sepertinya terlihat kuat, tapi tidak. Aku pernah terluka, terpuruk bahkan seolah Dia juga tak mau membantuku. So struggle. Dan disaat itu aku hanya bisa yakin bahwa jika ketakutan ini semua adalah sesuatu yang bisa kuputar balikkan. Aku tak pernah mau terkungkung dalam takut, terpuruk sedih dan terluka. Aku mampu memotivasi diriku sendiri untuk bangkit dan segera berlari meskipun dengan dampak-dampak sifat yang kusebutkan diatas.
Aku percaya, di kehidupan ini jika kita menyulitkan orang lain maka kita pula akan disulitkan. Aku selalu berusaha menjadi orang yang hangat, selalu perduli, bahkan jika terluka sekali dua kali maka aku akan melupakannya dengan cepat. Karena sesungguhnya akupun tak ingin menyakiti. Tapi ketika gue berada di posisi rapuh, aku akan berhenti. Aku akan memilih untuk berhenti sejenak kemudian terus berjalan tertatih dengan kepala yang terangkat. Aku tak pernah mau membiarkan orang menjatuhkanku, mencemooh dan kemudian membuatku terluka.
Aku tak ingin terluka, karena itu aku akan membentengi diriku agar tidak terluka.
Kujaga langkah dan kepalaku tetap terangkat tinggi.Agar aku tau siapa saja yang terus berdiri disampingku, agar aku tau tangan siapa yang terulur, agar aku tahu siapa yang berada di depanku. Aku tak pernah ingin menunduk...
Setiap orang memiliki daya dan kekuatan masing-masing.
Setiap orang yang mengenal dirinya sendiri akan mampu menjaga dirinya sendiri. Ia tak akan membiarkan siapapun melukainya. Itulah kehidupan.. Dan itulah kenapa kita manusia, diberikan kekuatan. Diberikan kecerdasan. Agar kita mampu berpikir, bahwa hidup ini harus diperjuangkan.















